Tim Catur M16 Berkesempatan Tanding Melawan Atlet PON NTB

Regional
Spread the love

Mataram (PKnew.com)- Usai Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM),  Squad Tim Catur M16 akan diberikan kesempatan Latih Tanding dengan Atlet Catur PON NTB . Hal ini dimsksud agar terjadi alih pengetahuan tentang taktik dan strategi bermain catur yang benar.

Selain menimba ilmu dari Atlet Catur PON NTB, Tim Catur Mi6 menambah jam terbang pengalaman bermain Catur dengan duta-duta Catur NTB yang akan berlaga di PON XX Papua.  “Suatu kehormatan yang tak ternilai , jika Squad Tim Catur Mi6 diberikan kesempatan Latih tanding dengan Atlet Catur PON NTB,” kata Direktur M16, Bambang Mei Finarwanto, SH, Rabu, (21/7).

Didu, sapaan akrab pria ini, menambahkan, momentum kedatangan Ketua Kontingen PON NTB, Mori Hanafi dan Atlet Catur Putri , Yeyen Rarabafah maupun Master Nasional Miftahul Rahman ke Turnamen Catur Mi6 minggu lalu menjadi spirit sekaligus ajang pembelajaran yang baik. Khususnya tehnik dan skil dalam strategi Catur.

Paling tidak, lanjut dia, latih tanding tersebut, dapat membuka tradisi baru agar masyarakat makin akrab (friendly,red), dengan olah raga catur, sekaligus sebagai bentuk support moral agar di PON XX Papua Kontingen Catur menorehkan catatan sejarah kemenangan.

“Kami ingin menimba ilmu main catur indah dari atlet catur PON NTB,” imbuh salah satu pecatur andalan M16, Agus Marta Hariyadi.

Lebih lanjut, Latih tanding bersama atlet catur PON NTB, sebagai bentuk apresiasi agar dlm PON XX di Papua , kontingen PON NTB yg dipimpin Mori Hanafi sukses meraih medali, termasuk Cabor Catur. “Dengan performance tim Catur PON NTB yang bagus , Mi6 yakin cabor catur akan mendapat medali di papua,” sambung Husni Ansori

Sementara itu, Lahmudin Blank menilai, saat ini, olah raga catur mulai populer dikalangan masyarakat NTB. Apalagi semenjak kebijakan PPKM. Catur menjadi pilihan untuk mengusir kebosanan, sekaligus wadah silaturahmi terbatas, sesuai Prokes.

“Kesan yang umum catur itu olah raga murah meriah dan identik dengan Pos Ronda, saat ini ada coffee Shop di Mataram sudah menyediakan papan catur. Ini tradisi yang bagus,” papar Lahmudin .

Sedangkan Sekretaris Mi6 , Lalu Athari Fathullah memprediksi, ke depan, jika olah raga catur sering dibuatkan event selama pandemi, lalu dipublikasi secara berkala serta dientertain dengan apik,  tidak tertutup kemungkinan, catur akan menjadi bagian gaya hidup yang populer. Khususnya di tempat tongkrongan, seperti coffee shop.

“Catur itu identik dengan olah raga temannya orang nongkrong sembari ngopi. Apalagi saat ini sedang pandemi. Catur itu sesungguhnya memenuhi standart prokes yang paling aman dan nyaman,” jelasnya.(RIN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *