September, Pengganti Gedung SMPN 15 dan SD Tonjer Mulai Dibangun

Lombok Tengah
Spread the love

 

LOTENG (Postkotanews.com)- Dipastikan bulan September 2021 mendatang, pengganti gedung yang terkena pembangunan jalur bypass KEK Mandalika, yakni SMPN 15 dan SDN Tonjer Desa Sukadana Kecamatan Pujut Lombok Tengah (Loteng), mulai dibangun.

Demikian dikatakan plt Dinas Pendidikan (Disdik) Loteng HL. Muliawan, di ruang kerjanya Rabu (21/7).

Selanjutnya lokasi pembangunan itu tidak jauh dari lokasi SMPN 15 dan SDN Tonjer sebelumnya. Pasalnya lokasi pembangunan itu sesuai hasil kesepakatan dengan masyarakat setempat. Sedangkan pembangunan dua gedung tersebut, di desain sangat mewah serta lokasinya juga berdampingan.

“Dua gedung sekolah tersebut kita akan bangun semewah mungkin, dan berdekatan sesuai dengan keinginan masyarakat setempat,” ungkapnya.

Kenapa berdekatan, sebab masyarakat menginginkan setelah anak anak mereka tamat di SDN Tonjer, nantinya mereka bisa langsung melanjutkan sekolahnya di tempat, yakni di SMPN 15 Pujut.

Sedangkan masalah anggaran, pembangunan dua gedung sekolah tersebut akan menghabiskan anggaran senilai Rp 5 Miliar. “Masalah berapa anggaran per sekolah baik SD ataupun SMP, silahkan langsung tanyakan ke dinas PUPR, yang pasti untuk SMP akan lebih besar anggarannya dari Rp 5 Miliar tersebut,” terangnya.

Anggaran dana pembangunan tersebut itu langsung dari pemerintah pusat, sebagai dana pengganti

Ia menambahkan, pembangunan pengganti dua gedung sekolah yang telah dirobohkan tersebut, saat ini sudah masuk dalam proses tender, setelah pihak PUPR Loteng merampungkan
Detail Engineering Design (DED) dalam Pekerjaan Konstruksi dari konsultan perencana, mulai dari perencanaan gambar kerja, detail bangunan sipil seperti gedung dan lainnya.

Selanjutnya, untuk menunggu proses pembangunan gedung pengganti rampung, pihak Disdik sudah melakukan konsultasi dengan pihak desa dan para tokoh setempat

Dimana ada tiga pilihan, pertama pembangunan gedung SD Belar Desa Sukadana, Balai Desa dan madrasah. Dari tiga opsi tersebut, pihaknya menyarankan agar menempati SDN Belar, sebab itu lebih dekat dan lebih layak untuk ditempati. (AP)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *