Kapolres Loteng Apresiasi Gebrakan Kapolsek Pratim,  ” Desa Baleka Dijadikan Pillot Projec KTAN “

Daerah Lombok Tengah
Spread the love

 

Kapolres Loteng Apresiasi Gebrakan Kapolsek Pratim,  ” Desa Baleka Dijadikan Pillot Projec KTAN “

LOTENG (Postkotanews.com)

– Kapolres Lombok Tengah (Loteng) AKBP Esty Setyo Nugroho usai acara serah terima program TMMD ke 111 di kantor Bupati Loteng mendukung penuh langkah yang telah dilakukan Kapolsek Praya Timur Loteng, yang intens melakukan terobosan, guna mensukseskan program kampung tangguh anti narkoba di Desa Beleka Kecamatan Praya Timur Loteng.

“Tugas berat Kapolsek Praya Timur, dalam menjadikan desa Beleka sebagai kampung tangguh anti narkoba harus terwujud, gebrakan yang dilakukan itu sudah tepat, tinggal di matangkan saja,” katanya, Rabu (14/07).

Di Loteng lanjut Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP), ada Empat desa yang sudah ditunjuk sebagai kampung tangguh anti narkoba, salah satunya Desa Beleka.

“Kita sudah tunjuk empat desa sebagai kampung tangguh anti narkoba, hanya saja saya lupa nama masing masing desa itu, yang saya ingat hanya desa Beleka, dan langkah yang telah dilakukan Kapolsek Praya Timur harus diikuti oleh Kapolsek lain, khususnya Kapolsek yang sudah ditunjuk wilayahnya sebagai kampung tangguh anti narkoba,” terangnya panjang.

Menunjuk empat desa sebagai kampung tangguh anti narkoba, tentunya itu hasil penilaian pihak kepolisian, dalam menangani kasus narkoba. Dengan harapan desa desa yang sudah ditetapkan sebagai kampung tangguh anti narkoba, bisa dijadikan rujukan atau pilots projek desa lain, dalam menangani bahayanya barang haram tersebut.

“Jika desa desa yang sudah kita tunjuk sebagai kampung tangguh anti narkoba, ini sukses melaksanakan program. Tentunya itu nantinya kita akan tunjuk sebagai desa pilots projects penanganan kasus narkoba,” ujarnya.

Diakuinya, khusus Desa Beleka yang dikenal dengan Desa wisata dan anyaman ketak, itu harus dipertahankan, artinya jangan sampai Marwah nama desa sebagai penyuplai anyaman ketak rusak gegara barang haram.

Sehingga salah satu langkah adalah, mengubah menset masyarakat agar lebih terfokus terhadap hal hal yang positif, dan meninggalkan pekerjaan yang tak berguna, salah satunya membasmi narkoba.

“Kita berharap, anyaman ketak desa Beleka, tetap dipertahankan dan kami tak mau melihat hal itu rusak gegara narkoba, sehingga langkah terbaik kita lakukan adalah menunjuk Desa Beleka sebagai desa kampung tangguh anti narkoba, semoga terwujud,” harapnya.

Dalam pemberitaan sebelumnya, Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Praya Timur bersama jajarannya bergerak cepat lakukan langkah antisipasi selamatkan wilayah binaannya di Kecamatan Praya Timur. Termasuk dengan cara memasang baliho bertuliskan Kampung Tangguh Anti Narkoba.

“Sebelum program ini dilahirkan oleh bapak Kapolres, kami juga sudah menjalin silaturahmi dengan sejumlah tokoh agama dan tokoh masyarakat, khususnya di Desa Beleka. Setelah itu baru kami iringi dengan pemasangan pamplet dan baliho bertuliskan kampung tangguh anti narkoba,” kata Kapolsek Praya Timur IPTU Sayum.

Memilih Desa Beleka sebagai kampung tangguh anti narkoba, mengingat sejumlah kasus sebelumnya, di desa ini sudah ada yang ditangkap menyalahgunakan barang haram tersebut.

Sehingga pihaknya berinisiatif, menjadikan Desa Beleka jadi desa percontohan kampung tangguh anti narkoba, dengan alasan agar sedikit tidak masyarakat dan para pemuda terketuk hatinya, kalau narkoba sangat berbahaya bagi keselamatan diri dan keluarga.

“Saya tak pungkiri, Praya Timur sempat di cap zona merah, semoga dengan jalan ini Praya Timur aman nyaman damai dan Praya Timur tidak lagi di cap daerah zona merah, terutama masalah narkoba,” harapnya.

Selanjutnya, kepada semua pihak khususnya masyarakat Praya Timur, pihaknya berharap hatinya tergerak untuk sama sama menjaga kondusifitas wilayah. Jika rasa aman nyaman sudah tercipta, pihaknya sangat yakin, ketenteraman hidup kesehariannya dalam bersosial lebih nyaman.

Kemudian pihaknya sebagai anggota polisi bersama jajarannya, tentunya banyak kekurangan, oleh karenanya rasa aman dan nyaman tentunya akan tercipta jika kita bersama sama menjaga kondusifitas wilayah masing masing.

“Rasa aman dan nyaman, tentunya membutuhkan peran serta bersama. Dibawah kekurangan anggota, saya berharap peran serta masyarakat ikut membantu kepolisian dalam menjaga kondusifitas wilayah masing masing,” tutupnya. (AP)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *